Menyentuh Langit #cerpen

“Kamu dimana sih?!”, tanya suara perempuan dari seberang telepon di sana. “Aku masih di kantor”, jawab Langit. Dia menghela nafas berat sembari bertanya, “Ada apa memangnya?” “Ada apa?! Gak salah kamu ngomong gitu?” “….” “Kok diam? Halo?! Halo?!” “Iya aku denger kamu kok. Maaf kalau aku belum ngabarin kamu. Aku sibuk seharian ini” “Belum ngabarin?…

Paper Love #part3

Makin lama kerja disini, gue makin kurus.¬†Pekerjaan di sini ternyata cukup makan waktu; Gue sampe gak sempet makan apa-apa. Makan siang sering banget kelewat. Apalagi Bos impor gue, si sipit absurd – Kim Bong, juga makin menjadi jadi. Makin absurd. “Ayo semmua issi lembbarran ini yaa”, Mister Kim memberikan kertas ke setiap orang di ruangan….

Paper Love #part1

Awkward. Udah setengah jam gue di ruangan ini. Ruangannya gak terlalu besar, tapi terasa luas dan hening. Gak banyak perabot di dalamnya. Hanya ada meja kerja, beberapa kursi, serta papan tulis kecil di pojok ruangan. Di meja kerja terdapat beberapa tumpukan kertas tertata rapih dan ada beberapa frame foto. Semua wajah di foto itu sama;…