Paper Love Story

Mom…

 



bertahun-tahun aku menunggu perasaan ini datang.
aku habiskan milyaran hari masa lalu dengan keraguan.
kuingin kau berkahi. kan kucari surga di jejak-jejak langkahmu.


kau benahi hidupku tanpa kutau.
rapikan serpihan-serpihan hatiku seperti saat kau menata kamarku yang selalu berantakan.
kau tata hatiku seakan kau memilikinya sendiri. kau mengenalku, lebih dari yang aku tau.


Sempat ku remehkan tulusnya kamu dalam tiap marahmu.
sempat terhempas aku kedalam kebodohan dan berpikir membenci kata-katamu yang mengekangku.


aku merasa terbelenggu.
belenggu yang membuat ku lupa betapa hangat pelukmu.
melebihi hangat tubuh wanita yang kucumbu.
melebihi hangat hati wanita yang ku cinta.




aku kembali ke masa itu.
merasakan tiap usap di dahiku saat kau membuka mimpiku.
mencoba mengingat saat kau menunggu aku membuka mata.
menenangkan tiap tangisku. dan selalu memamerkan tawaku ke teman-temanmu.

 


akhirnya aku mengerti..
kau bukan belenggu.
kau tak rela melepaskan cintamu.
kau tak rela melepas ku.


kuingat saat pertama kali kumampu berkata-kata.
mengepalkan udara dalam dada, dan melembutkan gerakan bibir..
hembuskan..
mama..


dan kini..
sebelum aku dewasa..
aku hembuskan..
aku sayang mama..




2 Feb 2009. 3:20am.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *